JALAN IJEN adalah
kebanggaan warga Malang, karena keindahan dan keasrian taman di tengahnya yang
juga berfungsi sebagai pemisah jalan. Dengan jalan yang cukup lebar kita bisa
lebih leluasa menikmati pemandangan dari kendaraan sewaktu melewatinya. Jika kita
berjalan di area pedestrian di sepanjang jalan ini, sangat terasa nyaman dan
sejuk. Area pedestrian yang luas membuat orang yang berjalan terhindar dari
kendaraan yang melintas.
Yang menarik Jika kita melewati jalan ini, kita akan disuguhi oleh jajaran pohon Palem. Setiap tahun pada bulan-bulan terakhir jalan ini dijadikan sebagai tempat sebuah kegiatan rutin yang menjadi ikon wisata terbaru kota Malang yaitu Event Malang Tempoe Doeloe atau Malang Kembali. Merupakan acara tahunan yang dilaksanakan setiap menjelang peringatan Ulang Tahun Kota Malang yaitu pada tanggal 1 April. Jalan Ijen ditutup untuk semua jenis kendaraan modern mulai dari Bundaran Simpang Balapan sampai di ujung Jalan Kawi. Ruas jalan dibagi menjadi 3 blok yaitu, blok perjuangan, blok tradisi dan blok kolonial. Acara yang ditawarkan di dalamnya seperti Pameran Foto dan arsip dokumentary, panggung hiburan tradisional, terminal mobil dan kendaraan antik, keliling ijen naik dokar, pengobatan gratis, pasar jajanan rakyat, mainan dan permainan anak tempo dulu, layar tancap dokumenter, foto kuno raksasa, lomba kostum, puisi dan lagu anak tempo dulu. Setiap hari Minggu pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 10.30 WIB jalan Ijen ditutup untuk kegiatan CFD (Car Free Day). Kegiatan ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berjalan kaki, bersepeda, berolah raga dan berkeliling dengan menaiki tranportasi lama yaitu delman. Luasnya jalan membuat penikmat jalan menjadi leluasa dan merasa nyaman untuk beraktifitas.
Yang menarik Jika kita melewati jalan ini, kita akan disuguhi oleh jajaran pohon Palem. Setiap tahun pada bulan-bulan terakhir jalan ini dijadikan sebagai tempat sebuah kegiatan rutin yang menjadi ikon wisata terbaru kota Malang yaitu Event Malang Tempoe Doeloe atau Malang Kembali. Merupakan acara tahunan yang dilaksanakan setiap menjelang peringatan Ulang Tahun Kota Malang yaitu pada tanggal 1 April. Jalan Ijen ditutup untuk semua jenis kendaraan modern mulai dari Bundaran Simpang Balapan sampai di ujung Jalan Kawi. Ruas jalan dibagi menjadi 3 blok yaitu, blok perjuangan, blok tradisi dan blok kolonial. Acara yang ditawarkan di dalamnya seperti Pameran Foto dan arsip dokumentary, panggung hiburan tradisional, terminal mobil dan kendaraan antik, keliling ijen naik dokar, pengobatan gratis, pasar jajanan rakyat, mainan dan permainan anak tempo dulu, layar tancap dokumenter, foto kuno raksasa, lomba kostum, puisi dan lagu anak tempo dulu. Setiap hari Minggu pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 10.30 WIB jalan Ijen ditutup untuk kegiatan CFD (Car Free Day). Kegiatan ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berjalan kaki, bersepeda, berolah raga dan berkeliling dengan menaiki tranportasi lama yaitu delman. Luasnya jalan membuat penikmat jalan menjadi leluasa dan merasa nyaman untuk beraktifitas.