Selasa, 24 November 2015

CAR FREE DAY di Jalan Ijen Malang





JALAN  IJEN adalah kebanggaan warga Malang, karena keindahan dan keasrian taman di tengahnya yang juga berfungsi sebagai pemisah jalan. Dengan jalan yang cukup lebar kita bisa lebih leluasa menikmati pemandangan dari kendaraan sewaktu melewatinya. Jika kita berjalan di area pedestrian di sepanjang jalan ini, sangat terasa nyaman dan sejuk. Area pedestrian yang luas membuat orang yang berjalan terhindar dari kendaraan yang melintas.
            Yang menarik  Jika kita melewati jalan ini, kita akan disuguhi oleh jajaran pohon Palem. Setiap tahun pada bulan-bulan terakhir jalan ini dijadikan sebagai tempat sebuah kegiatan rutin yang menjadi ikon wisata terbaru kota Malang yaitu Event Malang Tempoe Doeloe atau Malang Kembali. Merupakan acara tahunan yang dilaksanakan setiap menjelang peringatan Ulang Tahun Kota Malang yaitu pada tanggal 1 April. Jalan Ijen ditutup untuk semua jenis kendaraan modern mulai dari Bundaran Simpang Balapan sampai di ujung Jalan Kawi. Ruas jalan dibagi menjadi 3 blok yaitu, blok perjuangan, blok tradisi dan blok kolonial. Acara yang ditawarkan di dalamnya seperti Pameran Foto dan arsip dokumentary, panggung hiburan tradisional, terminal mobil dan kendaraan antik, keliling ijen naik dokar, pengobatan gratis, pasar jajanan rakyat, mainan dan permainan anak tempo dulu, layar tancap dokumenter, foto kuno raksasa, lomba kostum, puisi dan lagu anak tempo dulu. Setiap hari Minggu pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 10.30 WIB jalan Ijen ditutup untuk kegiatan CFD (Car Free Day). Kegiatan ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berjalan kaki, bersepeda, berolah raga dan berkeliling dengan menaiki tranportasi lama yaitu delman. Luasnya jalan membuat penikmat jalan menjadi leluasa dan merasa nyaman untuk beraktifitas.

Kamis, 12 November 2015

Hal Terpenting dan Sekaligus Tersulit Agar Sukses Dalam Bisnis

Modal Bukan Faktor Terpenting Agar Sukses Bisnis

bertumbuhlah
Jika Anda berpikir, satu hal ini adalah mendapatkan modal, Anda salah. Serius, sebab yang terpenting dalam bisnis bukan modal uang. Dan mencari modal uang akan lebih mudah jika Anda sudah menguasai satu hal ini.
Karena satu hal ini cukup sulit, kebanyakan orang malah menghindarinya. Padahal, salah besar, sebab justru satu hal inilah yang terpenting dalam bisnis.
Selain Anda bisa mendapatkan modal dengan satu hal ini, Anda juga bisa memulai bisnis meski saat ini modal uang Anda masih kecil atau bahkan nol.

Ini Adalah Keahlian Kunci Dalam Sukses Wirausaha

Jika anda sudah memiliki satu keahlian ini, jalan menuju wirausaha sukses akan terbuka lebar, sebab Anda sudah memiliki kuncinya.
Seperti disebutkan diatas, tidak punya modal, Anda bisa punya. Atau apa pun hambatan dan kekurangan Anda dalam menjalankan bisnis, bisa teratasi jika Anda memiliki kahlian salam satu hal ini.
Jadi ini sangat penting. Anda mungkin belum bisa saat ini, itu tidak masalah. Yang penting Anda mau melakukannya dan mau belajar jika memang belum menguasai, sebab keahlian ini BISA dipelajari.
Intinya, adakah kemauan Anda untuk mempelajari keahlian ini dan mengaplikasikannya nanti? Sebab, saya banyak menemukan orang-orang yang enggan melakukan hal ini. Padahal perannya bagi bisnis sangat vital.

Ini Dia Satu Keahlian Penting Dalam Bisnis

Penasaran? Ya, keahlian terpenting dalam bisnis adalah menjual.
Waduh, baru dengar saja sudah merinding, apalagi melakukannya. Serem, malu, dan takut ditolak.
Tenang, jangan takut dulu. Menjual dalam bisnis tidak seseram yang Anda bayangkan. Anda tidak harus keliling menjajakan produk ke rumah-rumah. BUKAN itu pada intinya.
Menjual adalah kemampuan untuk menawarkan nilai atau manfaat kepada orang lain. Termasuk menjual ide kepada investor, menjual visi kepada karyawan Anda, dan tentu saja menjual produk atau jasa kepada para pelanggan Anda.

Harus Menjadi Mindset Jika Mau Sukses Dalam Usaha

Menjual harus menjadi mindset yang dimiliki oleh seorang pengusaha. Dalam pikirannya harus tertanam kuat: menjual, menjual, menjual.
Apa yang Anda butuhkan untuk menjalankan bisnis Anda? Misalnya modal, maka Anda harus menjual agar investor mau menanamkan modal di binis Anda.
Proposal bisnis pada dasarnya adalah menjual bisnis Anda kepada investor. Prinsip dasar menulis proposal adalah menjual. Jika investor tertarik dengan penawaran Anda, mereka tidak akan ragu mengeluarkan uang untuk modal bisnis Anda.
Bisa jadi, bisnis Anda sebenarnya bagus, tetapi karena Anda tidak bisa menjualnya, tidak ada orang yang mau menjadi investor. Kemampuan menjual sangat penting bukan?
Juga, saat Anda akan membuat produk atau merancang jasa, mindsetnya harus menjual. Produk bukan sekedar barang, tetapi apa nilainya bagi pembeli?
Begitu juga saat membuat brosur, tidak sekedar menampilkan gambar dan data produk, tapi harus menjual agar yang membaca brosur Anda tertarik untuk membeli produk Anda.

SATU Rahasia Penting Dalam Menjual

Kebanyakan mereka berkata, “Saya tidak bisa menjual”. Ada dua hal penting yang perlu Anda fahami jika mengatakan tidak bisa menjual.
Pertama, jika memang tidak bisa, maka belajarlah. Betulkan? Sehingga pertanyaan selanjutnya, mau tidak belajar?
Kedua, perluas wawasan tentang menjual. Menjual tidak selamanya seperti para sales yang berkeliling. Banyak cara menjual, tidak selalu harus dari pintu ke pintu.
Dan yang terpenting dalam menjual adalah mengubah mindset Anda tentang menjual. Menjual bukan bagaimana cara agar orang lain membeli produk kita. Tapi, sebenarnya menjual adalah menolong orang lain agar mendapatkan manfaat dari produk kita. Selling is helping.
Menjual adalah mencari orang yang membutuhkan solusi dan kita berikan solusi itu dengan imbalan uang. Kedua belah pihak untung.
Pertanyaanya, apa solusi yang mau Anda berikan kepada pelanggan Anda?
Jika produk atau jasa Anda tidak akan memberikan solusi apa-apa, jangan dijual. Sebab tidak sesuai dengan mindset menolong. Anda hanya ingin mengambil uang orang lain.
Saya yakin dengan produk-produk saya di Zona Sukses bermanfaat untuk semua orang, untuk itu saya tidak henti-henti menawarkan kepada semua orang. Inilah yang membuat saya terus semangat, mengenal Zona Sukses seluas mungkin. Saya memberikan nilai dan manfaat.

Jika Anda Mau Berhasil Bisnis

Nah, jika Anda mau berhasil dalam menjual, Anda harus belajar tentang menjual. Setidaknya konsep dasar menjual harus dimiliki. Apa pun bisnis Anda, baik itu bisnis online, membuka rumah makan, penyedia jasa, dan sebagainya. Semakin mantap keahlian menjual, bisnis akan terasa lebih mudah.
Jika Anda merasakan kesulitan saat menjual, sebab keahlian menjual belum tumbuh dalam diri Anda. Saat awal akan terasa sulit, berat, dan rapuh. Semua itu karena Anda belum bertumbuh. Teruslah bertumbuh, tingkatkan kualitas diri.
Kemampuan menjual, jika digabungkan dengan teknik yang dijelaskan dalam Video Bisnis Anti Gagal, in syaa Allah bisnis Anda akan lebih joss.
Penutup: jika Anda masih malu menjual, ingatlah bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wassalam adalah seorang pedagang, yang pasti beliau menjual.

KEINGINAN UNTUK SUKSES

 
Orang yang sukses adalah orang yang mencapai apa yang diinginkannya. Oleh sebab itu untuk mencapai kesuksesan, seseorang terlebih dahulu, dalam pikirannya, harus mempunyai suatu keinginan yang jelas atau definite desire,  bukan sekedar harapan atau wish, yang hendak dicapai. Keinginan yang jelas tersebut harus ditanamkan dalam pikiran bawah sadarnya sehingga menjadi keinginan yang membara (burning desire) yang akan mampu menimbulkan dorongan yang kuat dari dalam (inside out) untuk mencapainya.
Untuk dapat merealisasikan keinginannya tersebut,  seseorang harus mempunyai keyakinan yang kuat bahwa ia mampu untuk mencapainya. Tidak boleh ada keraguan sedikit pun muncul  dalam pikirannya. Apabila keraguan tersebut muncul maka harus segera dibuang agar tidak tertanam dalam pikirannya. Keinginan yang jelas dan membara tersebut kemudian akan dapat memicu kreativitas dan imajinasi seseorang untuk mencari cara dan jalan untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan inisiatif pribadi. Sehingga orang tersebut akan melakukan apa yang diperlukan tanpa harus diberitahu apa yang harus dilakukan, bagaimana cara melakukannya, dan mengapa harus melakukannya. Singkatnya, orang yang sukses adalah orang yang mengatakan saya akan menjadi begini dan kemudian ia bekerja untuk merealisasikan keinginannya tersebut.
Keywords: keinginan sukses; inside out; imajinasi; inisiatif pribadi
A. Pendahuluan  
Hampir semua orang ingin meraih kesuksesan. Namun dalam kenyataannya lebih banyak orang yang tidak sukses dibandingkan yang sukses. Misalnya, apabila ukuran kesuksesan dinilai dari segi kekayaan, maka sebagian besar kekayaan di dunia ini dikuasai oleh sebagian kecil orang yang kaya. Kalau ukuran kesuksesan adalah karir maka hanya sebagain kecil orang saja yang berhasil mencapai puncak karir. Contoh lain dari dunia olahraga, diantara segelintir orang yang mencapai prestasi puncak menjadi juara dan terkenal akan ada banyak olahragawan yang prestasinya biasa-biasa saja dan tidak terkenal. Pertanyaannya adalah perbedaan apa yang ada antara orang yang sukses dan tidak sukses tersebut? Apa yang dimiliki oleh orang yang sukses tapi tidak dimiliki orang yang tidak sukses tersebut? Tulisan ini dimaksudkan untuk sedikit membahas beberapa hal yang penting untuk mencapai kesuksesan.  
B. Keinginan dan Kesuksesan
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sukses salah satunya berarti berhasil. Dalam kamus Merriam-Webster salah satu definisi dari sukses adalah pencapaian kekayaan, usaha, karir, atau ketenaran. Dengan demikian, pengertian sukses bisa dilihat dari berbagai aspek. Oleh sebab itu, ukuran kesuksesan antara satu orang dengan orang yang lain dapat berbeda tergantung apa yang dinginkannya.   Secara umum pengertian sukses adalah pencapaian dari sesuatu yang dinginkan. Dengan demikian orang yang sukses adalah orang yang mencapai apa yang diinginkannya.
Bob Proctor mengatakan bahwa sebelum segala sesuatu menjadi kenyataan di alam realitas, maka terlebih dulu harus  terjadi di alam pikiran. Artinya, sebelum sesuatu menjadi  kenyataan, maka seseorang terlebih dahulu harus mempunyai pikiran mengenai apa yang diinginkannya. Sehingga dia akan tahu kemana ia akan menuju atau melangkah. Oleh sebab itu, untuk mencapai kesuksesan harus diawali dulu dengan adanya keinginan dalam pikirannya.
Menurut Napoleon Hill, keinginan yang dapat membawa kepada kesuksesan adalah keinginan yang jelas atau definite desire dan bukan sekedar harapan atau wish. Sebagai contoh, seseorang yang berharap untuk kaya tidak akan membuat orang tersebut kaya karena harapan tersebut tidak akan memberikan dorongan yang kuat baginya untuk merealisasikannya. Sebaliknya, keinginan yang membara (burning desire) dari seseorang untuk memiliki kekayaan yang jelas dan pasti (definite desire) akan dapat memberikan dorongan yang kuat untuk mencapainya.
Sebagai contoh,  misalnya seseorang mempunyai keinginan untuk memiliki kekayaan senilai Rp10 milyar dalam waktu 5 tahun. Keinginan yang jelas dan pasti  yang tertanam kuat dalam pikirannya (mind) ini akan membuat keinginan tersebut menjadi obsesinya. Akibatnya, hal tersebut akan mendorong ia untuk merealisasikannya dengan mulai membuat rencana serta mencari ide, jalan, dan cara untuk memperoleh kekayaan yang diinginkannya tersebut. Dengan demikian, ia akan mengerjakan rencana tersebut dengan sepenuh hati dan persistensi  tinggi yang tidak mengenal kata gagal atau menyerah. Apabila ia mengalamai kegagalan ia akan mencoba lagi dan mencoba lagi sampai berhasil. Kegagalan akan disikapinya secara positif dan ia akan mengambil pelajaran dari kegagalan tersebut untuk melakukan yang lebih baik lagi. Persistensi  inilah yang akan  akhirnya membuat keinginannya untuk kaya tersebut pada akhirnya akan menjadi kenyataan.
Keinginan yang kuat tadi dapat diaplikasikan dalam hal-hal yang lain misalnya karir, keluarga, agama dan lain-lain. Misalnya, seorang pegawai tidak akan mencapai jenjang karir tertinggi apabila ia tidak mempunyai keinginan yang jelas dan kuat  untuk mencapai jenjang karir tertinggi misalnya menjadi eselon 1 atau pimpinan puncak dari suatu organisasi atau perusahaan.
Contoh lain, sepasang suami istri tidak akan mencapai kebahagian kalau keduanya tidak mempunyai keinginan yang kuat untuk mencapai keluarga yang bahagia. Seorang pemeluk agama tidak akan menjadi pemeluk agama yang taat apabila tidak punya keinginan yang kuat untuk menjadi pemeluk agama yang taat. Earl Nightingale mengatakan kita akan menjadi apa yang kita pikirkan.
Keinginan yang jelas, spesifik, kuat atau membara untuk mencapainya akan memvibrasi tubuh kita untuk melakukan hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai keinginannya tersebut. Pada tahap awal, bahkan seseorang tidak perlu harus mengetahui dulu tentang cara untuk mencapainya. Pada waktunya, apabila keinginan yang kuat tersebut telah tertanam dalam pikiran bawah sadarnya, cepat atau lambat, dengan sendirinya orang tersebut akan menemukan jalan untuk mencapai keinginannya tersebut.
B. Inside Out dan Outside In
Dorongan untuk mencapai sesuatu dapat berasal dari dalam diri sendiri (inside out) atau dapat juga dari luar diri sendiri (outside in). Orang yang melakukan sesuatu karena memang ingin mengerjakannya akan mempunyai semangat dan dorongan yang kuat dari dalam dirinya (inside out) untuk mencapai apa yang diinginkannya. Dengan dorongan yang kuat dari dalam tersebut maka ia akan bekerja dengan sepenuh hati, sungguh-sungguh, tidak mudah menyerah, dan akan berusaha sekuat tenaga untuk menghasilkan yang prima (excellent).
Sebaliknya, orang yang mengerjakan sesuatu karena harus melakukannya maka ia akan mengangap pekerjaan tersebut sebagai beban dan kewajiban sehingga pekerjaan tersebut akan terasa berat baginya. Dorongan untuk melakukan pekerjaan yang berasal dari luar (outside in) tidak akan menimbulkan semangat yang besar dalam dirinya karena ia memang tidak ingin mengerjakannya. Akibatnya hasil pekerjaannya akan tidak akan maksimal.
Earl Nightingale mengatakan bahwa sukses adalah realisasi yang progresif dari suatu ide yang berharga. Jadi. sesesorang akan mencapai kesuksesan apabila ia secara progresif merealisasiskan suatu idenya yang berharga. Ciri orang yang sukses adalah orang yang berkata, Saya akan menjadi begini dan kemudian mulai bekerja untuk mencapai tujuannya tersebut. Dengan demikian, seseorang  akan mencapai kesuksesan apabila ia secara sengaja melakukan suatu pekerjaan yang memang diinginkannya  dan ia memutuskan untuk melakukannya setelah memikirkannya dengan matang. Jadi ia melakukannya bukan karena terpaksa atau keharusan. Oleh karena itu, setiap orang bisa menjadi orang yang sukses apabila ia melakukan pekerjaannya karena memang ingin (want to) mengerjakannya dan bukan karena harus (have to) mengerjakannya
Sebagai contoh, seorang guru sekolah yang menjadi guru karena memang ingin mengajar bukan karena terpaksa mengajar karena tidak ada pilihan pekerjaan lain  maka ia akan dapat menjadi guru yang sukses. Guru tersebut akan melakukan pekerjaannya sebagai guru dengan sepenuh hati dan  profesional sehingga  akan mampu untuk menginspirasi murid-muridnya.
Contoh lain, seorang Ibu rumah tangga pun dapat menjadi Ibu rumah tangga yang sukses sepanjang ia memang ingin menjadi Ibu tumah tangga dan bukan karena terpaksa. Dalam melakukan tugasnya sebagai Ibu rumah tangga, ia tidak akan mudah mengeluh karena beban yang tingga  atau karena banyaknya persoalan yang timbul. Ia akan memiliki semangat dan persistensi yang tinggi untuk mengurus rumah tangganya dan membesarkan serta mendidik anak-anaknya dengan sepenuh hati agar rumah tangganya menjadi rumah tangga yang penuh dengan kebahagian.
Dorongan dari dalam inilah yang membuat kita dapat bekerja dengan hati sehingga akan dapat menghasilkan yang terbaik.  Hasil yang akan kita peroleh akan berbanding lurus dengan usaha yang kita lakukan. Kalau kita melakukan yang terbaik maka kita pun akan mendapatkan yang terbaik juga sebagai hasilnya. Ini merupakan hukum alam. Tidak mungkin kita mendapatkan yang terbaik apabila kita tidak melakukan yang terbaik. 
C. Keyakinan dan Keraguan
Napoleon Hill mengatakan untuk mencapai kesuksesan maka keinginan yang kuat dan jelas tadi harus juga disertai dengan keyakinan (faith).  Keyakinan adalah kondisi pikiran  (state of mind) yang dapat menimbulkan atau menciptakan, dengan afirmasi atau instruksi yang  berulang-ulang kepada pikiran bawah sadar, melalui prinsip otosugesti. Setelah seseorang mempunyai keyakinan yang tertanam kuat dalam pikirannya bahwa ia akan memperoleh apa yang diinginkannya tersebut, maka pikiran bawah sadarnya akan memvibrasi kembali dirinya sendiri  dalam bentuk adanya “keyakinan” yang akan mendorong ia untuk melakukan apa yang diperlukan untuk merealisasikan apa yang menjadi keinginannya tersebut.

Hidup penuh makna

"Hidup bukan hanya untuk diri sendiri", pernahkah Anda mendengar kata-kata tersebut? Kalau kita cermati lebih dalam, maka ada makna tersembunyi yang jauh lebih luas yakni Hidup ini sesungguhnya bukan kehendak kita, tetapi kehendak Allah Tuhan Yang Maha Memiliki Kehidupan. HIDUP bukanlah semata-mata untuk diri kita sendiri, melainkan HIDUP untuk memberikan manfaat bagi orang lain dan kehidupan alam semesta ini.

Kalau kita melakukan sebuah perjalanan ke dalam diri kita sendiri "inner journey", maka kita akan menemukan bahwa sesungguhnya diri kita ini sangat mengagumkan. Bahwa hidup kita ini sangat mengagumkan, maka sepantasnya kalau kemudian kita menghargai kehidupan kita ini, menggunakan hidup ini untuk lebih bermakna. Menghargai HIDUP berarti menjalani hidup ini penuh makna, menggunakan hidup ini untuk memberikan manfaat bagi kesejahteraan diri sendiri, keluarga dan orang-orang di sekitar kita.
Bagaimana menggunakan hidup kita agar menjadi lebih bermakna ? Bagaimana menghargai hidup yang sudah diberikan oleh Tuhan Yang Memiliki Kehidupan ? Apa yang harus dilakukan dalam hidup agar menjadi lebih bermakna ? Tentu banyak sekali jawaban-jawaban yang bisa dituliskan dalam menghargai hidup ini. Banyak sekali cara-cara dalam menggunakan hidup menjadi lebih bermakna. Namun disini saya berbagi bebera tips dalam menghargai hidup kita ini.

1. Mengubah Orientasi Hidup Lebih Memikirkan Orang Lain
Pikirkan sejenak, apakah Anda sering memikirkan diri sendiri dibandingkan orang lain ? Misalnya berpikir bagaimana memenuhi keinginan sendiri, ingin pekerjaan lebih baik, ingin penghasilan lebih tinggi, ingin rumah lebih mewah, ingin mobil lewah baru, ingin bisnis lebih besar, ingin hidup lebih kaya dan ingin-ingin yang lainnya. Kalau hal itu yang selalu ada dalam pikiran kita, artinya lebih sering memikirkan diri sendiri. Kalau itu yang memenuhi benak pikiran kita, artinya kita hanya berpusat pada diri sendiri dan mementingkan diri sendiri.
Dalam buku saya The Art of Life Revolution, yang diterbitkan oleh Elex Media, salah satu cara untuk "merevolusi" hidup kita adalah memulai mengubah pusat hidup kita dengan memikirkan orang lain. Misalnya memikirkan bagaimana membantu anak-anak yatim agar bisa bersekolah, membantu fakir miskin yang kesulitan membeli sembako, bagaimana membantu memberikan pekerjaan bagi pengangguran, membantu orang tak berdaya, memikirkan orang yang kurang rejeki, orang yang tidak pernah dibantu hidupnya. Itu artinya kita sudah mulai memikirikan orang lain, tidak hanya memikirkan diri sendiri saja. Ini akan membawa kita lebih dekat dengan kemudahan, kebahagiaan dan keberuntungan dalam hidup.

2. Meningkatkan empati kepada orang lain.
Bersikap empati kepada orang lain merupakan salah satu cara menghargai HIDUP kita. Bersikap empati berbeda pengertiannya dengan sikap simpati. Sikap simpati lebih merupakan kesepakatan penilaian terhadap orang lain. Sedangkan sikap empati lebih menekankan pada mengerti orang lain, memahami kondisi orang lain secara emosional dan intelektual. Artinya kita menggunakan ketajaman mata hati untuk memperhatikan kebutuhan orang lain, berusaha melihat kesulitan orang lain.
Bersikap empati, sederhananya memandang keluar melalui kerangka pikiran orang lain, atau melihat dunia dan hubungan dengan orang lain melalui kaca mata orang lain.
Bagaimana caranya ?. Kita dapat memulainya dengan menumbuhkan pemahaman dan perasaan dari dalam jiwa kita. Menanamkan tekad dari dalam hati untuk mengutamakan kepentingan orang lain. Memiliki kerendahan hati, kesediaan berbagi kebaikan dengan orang lain. Memiliki kesediaan hati berbagai kegembiraan disaat memperoleh kemenangan dan memberikan dorongan disaat mengalami kesulitan.

3. Banyak Melepaskan Energi Positif.
Melepaskan energi positif artinya banyak melakukan pekerjaan-pekerjaan positif. Memandang hidup ini dari kaca mata positif dan banyak melakukan hal-hal positif. Pernahkah Anda merasakan kebahagiaan pada saat menolong orang yang sedang benar-benar kesuksesan, misalnya ? Itulah sesungguhnya kebahagiaan yang menyentuh aspek spiritual. Menolong orang lain adalah pekerjaan positif, artinya kita melepaskan energi positif kepada orang lain.
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk melepasakan energi positif ini, diantaranya mungkin anda punya semangat, punya ide, punya solusi bagi orang lain, maka berbagilah semangat, ide dan solusi itu dengan orang lain. Anda memiliki pemikiran-pemikiran posisitif, maka jangan malas menulisnya dan kirimkan melalui milis untuk orang lain. Semakin banyak anda melakukan pekerjaan positif, semakin banyak energi positif yang keluar dan semakin banyak yang akan kembali Anda terima. Mungkin anda akan menerimanya dalam bentuk yang berbeda, misalnya kebahagiaan hati, kepuasaan jiwa, ketenangan hidup bahkan bisa saja berbagai kemudahan rejeki, dll.

4. Hadapkan Wajah Hanya Kepada Allah SWT
Hidup ini hanyalah 'pemberian' dari Yang Maha Memberi. Maka Dia-lah yang berkuasa juga untuk mengambilnya kembali. Dialah Allah Tuhan yang mengatur kehidupan kita ini. Dia pulalah yang berkuasa memberikan kemudahan, keberhasilan atau kesulitan dalam kehidupan kita. Tentunya itu semua bermula dari bagaimana cara kita menghargai hidup yang sudah diberikan oleh-Nya.
Menghadapkan wajah kepada Allah, artinya menjaga keseimbangan dalam hidup ini hanya selalu mengorbit dan beredar dalam lingkaran yang berpusat pada hati nurani. Karena hati adalah pusat makna tertinggi dalam kehidupan yang didalamnya sudah ada sifat-sifat mulia Allah Tuhan Yang Maha Esa. Menghadapkan wajah kepada Allah artinya, bertawakal dan berserah diri kepada Allah. Hidup hanya untuk mengabdi kepada Allah, melalui berbagai bidang pekerjaan, melalui bisnis, maupun kehidupan lainnya. Bersyukur menerima kehidupan ini dan bersabar dalam setiap langkah kehidupan. Meskipun demikian tidak pernah berhenti ber-ikhtiar melalui usaha lahiriah yang cerdas dan keras. Lebih lengkap dapat dibaca di buku "The Art of Life Revolution" yang diterbitkan Elex Media. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Hal yang harus diingat

1. Jika sudah terjadi masalah, tdk harus dihindari (bingung), tapi HARUS DIHADAPI dengan tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai/ ada jalan keluarnya.
2. Menghadapi semua hal, tdk boleh berpikir negatif, seperti: "saya pasti tdk mampu", "saya tdk bisa", dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti: "saya bisa, pasti ada jalan keluarnya" dan lain lain.
3. Sudah dan senang semuanya tergantung pikiran saja!! ( Pikiran adalah pelopor!!). Jadi jaga pikiran kita baik - baik. Jangan pikir yang jelek/negatif. Selalu berpikir yang positif (baik).

4. Segala kesulitan/kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya waktu. Seperti pepatah mengatakan : TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK BERAKHIR.

5. Orang yg sukses 85% ditentukan dari sikap/prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangat penting.

6. Segala sesuatu berubah (anicca). Kita tdk perlu susah. Misalnya : sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tdk senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.

7. Hukum karma, berarti berbuat baik akan mendapat hasil baik dan sebaliknya, seperti tanam padi, pasti panen padi. Ingat!! Usahakan setiap saat selalu berbuat (tanam) kebaikan agar mendapatkan (panen) kebaikan. Jgn melakukan kejahatan. Dan jgn berharap mendapat balasan dari perbuatan baik kita!!!

8. Kesehatan asalah paling nomor satu (berhaga). Jaga kesehatan kita dengan olahraga, istirahat yang cukup dan jangan makan sembarangan.
9. Hidup ini penuh dengan masalah/persoalan/penderitaan. Jadi kita sdh tahu TIDAK MUNGKIN SELALU LANCAR/TENANG. Siapkan mental, tabah, sabar dan tenaga untuk menghadapinya. itulah kenyataan hidup yang harus dihadapi oleh setiap manusia.

10. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting dan menentukan masa depan seseorang.

11. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek
oleh orang yg mendengarkannya.

12. Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Boleh bergaul dengan orang jahat maupun baik asal kita HARUS TAHU DIRI/JANGAN TERPENGARUH LINGKUNGAN. Lebih baik lagi apabila kita bisa menuntun yang jahat ke jalan yang benar.

13. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga. begitu juga dengan
budi orang2 yang telah membantu kita.

14. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi jangan minder dengan kekurangan kita. dan jangan iri dengan kelebihan orang. HARGAILAH DIRIMU APA ADANYA!!!\

15. JANGAN MEMPERTENTANGKAN (MEMPERDEBATKAN) hal hal kecil yang tdk berguna
dengan siapapun juga.
16. Kunci sukses dlm hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa/sembahyang, banyak berbuat baik serta tdk blh berputus asa.

17. Jangan Menilai orang dari Harta(kekayaan), penampilan ataupun kondisi
fisik. Semua orang itu SAMA!!!

Mencapai potensi hidup yang maksimal


Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir,
rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai
kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.
Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang
sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.

Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :

* Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini
dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.
Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.
Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,
meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap
aspek kehidupanmu.

* Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus
melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda.
Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang
dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan
tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan
pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri

* Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu.
Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia
berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia
akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu.
Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.
Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.

* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi...
Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya
dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai
trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini.
Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu
selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.

* Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun
Kita harus bersikap :" Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi
tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana." Kita semua menghadapi
tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang
menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup
berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.


* Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar
yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri.
Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita,
Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita,
namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri.
Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan
apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.

* Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu
sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan
sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,
sekarang juga !


Video Motivasi